Berita
/
Siaran Pers
/
Siaran Pers Kepala Badan Gizi Nasional
/
Percepat Pembenahan Program MBG, Kepala BGN: Kebutuhan Gizi Anak Tidak Bisa Menunggu
Percepat Pembenahan Program MBG, Kepala BGN: Kebutuhan Gizi Anak Tidak Bisa Menunggu
Nomor: SIPERS-250/BGN/07/2026
Siaran Pers • 29 Juli 2026
Sumber:
Doc. Biro Hukum dan Humas BGNJakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) mempercepat berbagai langkah pembenahan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
Berbagai penyempurnaan dilakukan mulai dari tata kelola, mekanisme operasional, penguatan sistem pengaduan, hingga koordinasi lintas sektor agar setiap kendala di lapangan dapat segera diselesaikan.
Kepala Badan Gizi Nasional, Sudaryono atau Mas Dar menegaskan bahwa percepatan pembenahan dilakukan karena kebutuhan gizi masyarakat merupakan kebutuhan yang tidak dapat ditunda.
"Anak-anak yang membutuhkan itu tidak bisa disuruh menunggu lama. Ibu-ibu hamil, itu nggak bisa menunggu hamilnya diperpanjang ya, jangka 9 bulan kalau bisa, tidak bisa. Butuhnya sekarang!," tegas Mas Dar dalam peresmian Pusat Pelayanan Terpadu dan Media Center di Kantor BGN, Rabu (29/7).
Menurutnya, BGN memandang waktu sebagai tantangan utama dalam pelaksanaan Program MBG. Oleh sebab itu, setiap persoalan yang muncul akan segera dipetakan berdasarkan tingkat urgensinya agar dapat ditangani secara cepat, tepat, dan terukur.
"Kami ini selalu mengatakan ibaratnya kompetitor utama kami ini adalah waktu. We are racing against time. Jadi kita sedang berlomba dengan waktu, bagaimana semua persoalan bisa kita selesaikan segera, satu per satu beres-beres-beres-beres-beres sehingga kita bisa jump in kepada materi-materi lain," ujar Mas Dar.
Sebagai bagian dari pembenahan, BGN juga memperkuat koordinasi dengan kementerian/lembaga, pemerintah daerah, organisasi profesi, akademisi, dan para ahli gizi untuk memastikan setiap kebijakan yang diambil berbasis data dan kebutuhan di lapangan.
Selain mempercepat penyelesaian berbagai kendala operasional, BGN terus menyempurnakan sistem pelayanan publik melalui Pusat Pelayanan Terpadu, sehingga setiap laporan, keluhan, maupun masukan masyarakat dapat ditindaklanjuti secara lebih cepat, transparan, dan akuntabel.
Mas Dar menambahkan bahwa setiap permasalahan yang ditemukan justru menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat tata kelola program.
"Pemerintah tugasnya mencari masalah, menemukan solusinya, lalu menyelesaikannya. Karena itu kami terus melakukan perbaikan agar Program Makan Bergizi Gratis semakin berkualitas dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," kata Mas Dar.
Biro Hukum dan Humas
Badan Gizi Nasional