Berita

/

Siaran Pers

/

Siaran Pers Kepala Badan Gizi Nasional

/

Penguatan SDM Jadi Fondasi Utama Tata Kelola Organisasi yang Baik

Penguatan SDM Jadi Fondasi Utama Tata Kelola Organisasi yang Baik

Nomor: SIPERS-107/BGN/02/2026

Siaran Pers 25 Februari 2026

picture-Penguatan SDM Jadi Fondasi Utama Tata Kelola Organisasi yang Baik

Jakarta — Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana menegaskan bahwa penguatan sumber daya manusia (SDM) merupakan fondasi utama dalam membangun organisasi yang kokoh dan berkelanjutan. Hal tersebut disampaikan Dadan Kepada KPPG dan seluruh pegawai dalam arahannya pada acara Sosialisasi Regulasi Kepegawaian di lingkungan Badan Gizi Nasional, di Jakarta, Rabu (25/2).

Dadanpun mengutip arahan Prabowo Subianto, yang menyatakan bahwa terdapat tiga kategori kepemimpinan. Pertama, kepemimpinan yang baik (good commander), yakni pemimpin yang memikirkan dampak strategi. Kedua, kepemimpinan yang hebat (great commander), ketika seorang pemimpin mulai memikirkan aspek logistik secara menyeluruh. Namun, pemimpin yang brilian adalah mereka yang menempatkan SDM sebagai prioritas utama dalam setiap kebijakan.

“Jangan heran jika kepemimpinan Pak Prabowo saat ini menekankan pembangunan sumber daya manusia Indonesia masa depan. Indonesia akan terus berlanjut dan mampu bertahan apabila SDM-nya dikelola dengan baik serta dipikirkan bagaimana mereka bisa tumbuh dan berkembang secara optimal,” ujarnya.

Kepala BGN bersama seluruh peserta pada acara Sosialisasi Regulasi Kepegawaian di lingkungan Badan Gizi Nasional

Ia menambahkan bahwa investasi pada SDM memang bersifat visioner dan berjangka panjang. Hasilnya tidak selalu terlihat dalam satu periode kepemimpinan, melainkan melintasi batas waktu dan generasi. Oleh karena itu, keterlibatan BGN dalam investasi SDM terbesar sepanjang sejarah Republik Indonesia diarahkan untuk menghasilkan SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045. Ia juga berharap KPPG di setiap daerah bisa menjadi pemimpin yang brilian yang berorientasi pada penguatan SDM.

Dalam konteks pelaksanaan Program Makan Bergizi (MBG), Kepala BGN menyampaikan bahwa capaian yang diraih saat ini merupakan bukti nyata pentingnya peran SDM. Program MBG telah berjalan lebih dari satu tahun dan kini didukung oleh 24.122 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Capaian ini adalah sesuatu yang luar biasa, dan kuncinya ada pada SDM. Tanpa SDM yang kuat, terlatih, dan memiliki komitmen, program sebesar ini tidak mungkin berjalan dengan baik,” tegasnya.

Melalui penguatan kapasitas dan tata kelola SDM yang berkelanjutan, BGN optimistis dapat terus memperluas jangkauan layanan serta memastikan kualitas pelaksanaan program tetap terjaga. Investasi pada manusia, menurutnya, bukan hanya strategi organisasi, melainkan fondasi utama bagi keberlanjutan bangsa.

Biro Hukum dan Humas
Badan Gizi Nasional