Berita
/
Siaran Pers
/
Siaran Pers Kepala Badan Gizi Nasional
/
BGN Sasar 658.300 Guru dan Tenaga Kependidikan dalam Kick-off Literasi Gizi
BGN Sasar 658.300 Guru dan Tenaga Kependidikan dalam Kick-off Literasi Gizi
Nomor: SIPERS-287/BGN/08/2026
Siaran Pers • 12 Agustus 2026
Sumber:
Doc. Biro Hukum dan Humas BGNJakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memulai Kick-off Literasi Gizi dan Keamanan Pangan bagi Guru dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG), pada Rabu (12/8).
Pada tahap awal, sasaran kegiatan terdiri atas 53.831 guru dan tenaga kependidikan di DKI Jakarta, 492.944 orang di Jawa Barat, serta 111.525 orang di Banten. Dengan demikian, total sasaran awal mencapai 658.300 orang.
Kepala BGN Sudaryono atau Mas Dar mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen BGN untuk memperluas komunikasi dan edukasi mengenai gizi serta keamanan pangan kepada para guru di seluruh Indonesia.
“Hari ini adalah kick-off. Di tahap awal ini kami menyasar 658.300 guru yang tersebar di DKI, Jawa Barat, dan Banten. Untuk kemudian nanti kami perlebar sehingga dalam waktu yang sesingkat-singkatnya kami bisa menjangkau 3,5 juta guru yang tersebar di seluruh Indonesia,” ujar Mas Dar.
Menurutnya, guru memiliki posisi strategis dalam mendukung keberhasilan MBG dengan memberikan edukasi gizi kepada peserta didik, karena edukasi mengenai gizi tidak cukup hanya dilakukan melalui penyediaan makanan.
“Bukan hanya kemudian menyediakan makan. Memang itu menjadi salah satu kegiatan kita yang paling besar, tapi sebetulnya tujuannya bukan hanya itu. Salah satunya adalah terkait literasi dan edukasi terkait gizi,” kata Mas Dar.
Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama BGN Mariman Darto menjelaskan, kick-off tersebut selanjutnya akan diteruskan melalui webinar secara bertahap untuk memperluas jangkauan edukasi sekaligus memberikan dampak yang lebih luas kepada peserta didik penerima manfaat MBG.
“Kick-off hari ini menjadi tahap awal yang selanjutnya akan diteruskan melalui webinar secara bertahap untuk memperluas jangkauan edukasi sekaligus memberikan dampak yang lebih luas kepada peserta didik, penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis.” ucap Mariman.
Sejalan dengan Kepala BGN, Ia juga menilai bahwa keberhasilan program MBG tidak hanya ditentukan dengan ketersediaan makanan bergizi namun juga ditentukan oleh tersedianya pemahaman mengenai gizi seimbang, kemaman pangan, kebersihan dan kebiasaan hidup sehat di satuan pendidikan. Sehingga, guru memiliki peran yang sangat penting untuk memberikan edukasi tentang gizi.
“Para guru memiliki peran strategis dalam mendampingi peserta didik, memberikan edukasi tentang gizi seimbang dan keamanan pangan, menanamkan kebiasaan hidup bersih, serta bagaimana adab makan, sekaligus menjadi penghubung antara sekolah, peserta didik, orang tua, dan pemangku kepentingan lainnya,” jelas Mariman.
Biro Hukum dan Humas
Badan Gizi Nasional