Berita

/

Berita

/

Wujudkan Transformasi Layanan Gizi Modern, BGN Bekali Fasilitator Regional Standar Keamanan Pangan

Wujudkan Transformasi Layanan Gizi Modern, BGN Bekali Fasilitator Regional Standar Keamanan Pangan

Nomor: SIPERS-37/BGN/01/2026

Berita 20 Januari 2026

picture-Wujudkan Transformasi Layanan Gizi Modern, BGN Bekali Fasilitator Regional Standar Keamanan Pangan

Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) resmi menggelar Pelatihan bagi Pelatih (Training of Trainers - ToT) Tingkat Regional di Jakarta, Selasa (20/1). Kegiatan ini merupakan elemen paling krusial dalam strategi percepatan Program Makan Bergizi (MBG) guna memastikan standar kualitas dan profesionalisme layanan terjaga di seluruh Indonesia.

Deputi Penyediaan dan Penyaluran BGN, Brigjen (Purn) Suardi Samiran, menegaskan bahwa ToT adalah fondasi utama keberhasilan program.

"Program Makan Bergizi tidak boleh hanya sekadar jalan; ia harus berkualitas. ToT ini adalah jawaban untuk menyamakan persepsi dan standar keamanan pangan secara nasional. Kita sedang membangun sistem, sehingga sinergi para pelatih di tingkat regional menjadi kunci utama agar program ini menjangkau wilayah lebih luas secara merata," tegasnya.

Dalam sesi paparan, Tenaga Ahli Bidang Sistem dan Tata Kelola BGN, Niken Gandini, mengungkapkan pencapaian luar biasa dalam pembangunan infrastruktur gizi. Hingga Januari 2026, telah berdiri 21.102 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia, sebuah lompatan besar menuju target 30.000 SPPG.

"Percepatan ini bertujuan melayani 58,3 juta penerima manfaat, termasuk kelompok rentan stunting seperti bayi 6-11 bulan, balita, dan ibu hamil. MBG juga kini mencakup tenaga pendidik di sekolah sesuai regulasi terbaru. Ini bukan sekadar program gizi, melainkan ekosistem besar yang menyerap 887.000 tenaga kerja nasional," jelas Niken.

BGN juga memperkenalkan penguatan tata kelola melalui peran Pengawas Gizi dan Pengawas Keuangan profesional. Transformasi ini bertujuan mengubah pola pengelolaan makanan dari cara tradisional menuju sistem modern yang didukung arsitektur digital guna menjamin akuntabilitas anggaran yang tepat sasaran.

Ke depan, pelatihan ToT ini diharapkan segera dirinci hingga ke tingkat kabupaten dan kota. Para fasilitator regional yang dilatih bertugas menyebarluaskan ilmu dan membina penjamah makanan di lapangan agar tetap mematuhi standar keamanan pangan siap saji.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi kolektif BGN bersama UNICEF, BPOM, kementerian terkait, serta pemerintah daerah di wilayah Jakarta, Banten, Jawa Barat, hingga Sumatera.

Biro Hukum dan Humas
Badan Gizi Nasional