Berita

/

Berita

/

Reshuffle Kabinet, Presiden Tambah 2 Wakil Kepala BGN

Reshuffle Kabinet, Presiden Tambah 2 Wakil Kepala BGN

Nomor: SIPERS-222/BGN/09/2025

Berita 17 September 2025

picture-Reshuffle Kabinet, Presiden Tambah 2 Wakil Kepala BGN

Jakarta – Presiden secara resmi lantik 2 Wakil Kepala Badan Gizi Nasional yang akan berkolaborasi membantu kinerja lembaga. Hal tersebut dilakukan presiden dalam rangka reshuffle kabinet yang mencakup perubahan sejumlah menteri dan kepala lembaga negara. Pelantikan berlangsung di Istana Negara pada Selasa, (17/09).

Dua nama baru yang ditetapkan Presiden Prabowo adalah Nanik Sudaryati Deyang dan Sony Sonjaya. Selanjutnya, mereka akan berkolaborasi dengan Lodewyk Pusung selaku Wakil Kepala BGN yang telah lebih dahulu menjabat sejak Oktober 2024.

Keputusan ini tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 97/P Tahun 2025 tentang Pemberhentian Kepala Komunikasi Kepresidenan, Kepala dan Wakil Kepala Staf Kepresidenan, serta Pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala Badan, Kepala Staf Kepresidenan, serta Penasihat Khusus Presiden Bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, dan Reformasi Kepolisian.

Kepala BGN, Dadan Hindayana menyebutkan bahwa ketiga Wakil Kepala BGN yang menjabat akan memiliki tugas spesifik dalam membantunya mempimpin BGN.

“Keputusan ini menambah nafas baru dalam nahkoda kepemimpinan BGN. Nantinya, semua wakil kepala yang menjabat akan mempunyai rincian tugas masing-masing, sehingga kinerjanya lebih terfokus pada bidang tertentu,” jelas Dadan.

Penambahan 2 Wakil Kepala BGN ini menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah dalam memperkuat pelaksanaan program strategis nasional, khususnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dimandatkan kepada BGN. Kehadiran dua wakil kepala baru diharapkan mampu memperkuat koordinasi, pengawasan, dan efektivitas implementasi program MBG secara menyeluruh di seluruh wilayah Indonesia.

Dadan menyambut baik keputusan presiden dalam penambahan struktur baru di BGN. Ia juga memandang optimis bahwa dengan tugas yang fokus dirasa akan terjalin kerja sama yang baik dan peningkatan efektifitas kinerja.

“Saya optimis, keputusan presiden ini merupakan langkah yang tepat dan akan membawa BGN menjadi lebih baik. Semoga dengan adanya penambahan ini, tugas dan fungsi BGN dapat berjalan lebih optimal dalam melayani masyarakat,”  pungkasnya.

Reshuffle kabinet ini menjadi momentum penyegaran bagi pemerintahan, sekaligus memperkuat barisan kerja untuk mendukung pencapaian target pembangunan nasional, termasuk sektor gizi, kesehatan, ketahanan pangan, dan tata kelola pemerintahan.

Biro Hukum dan Humas
Badan Gizi Nasional