Berita

/

Berita

/

MBG Dorong Perubahan Perilaku: Sampah Plastik di SDN Jogjogan 01 Menurun Signifikan

MBG Dorong Perubahan Perilaku: Sampah Plastik di SDN Jogjogan 01 Menurun Signifikan

Nomor: SIPERS-225/BGN/04/2026

Berita 24 April 2026

picture-MBG Dorong Perubahan Perilaku: Sampah Plastik di SDN Jogjogan 01 Menurun Signifikan

Bogor — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diimplementasikan di SDN Jogjogan 01, Kabupaten Bogor, tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi siswa, tetapi juga menunjukkan kontribusi nyata dalam pengurangan sampah plastik di lingkungan sekolah.

Sejak dilaksanakan pada Oktober lalu, program ini mendapat sambutan positif dari siswa dan orang tua. Selain meningkatkan kualitas asupan gizi, MBG juga mendorong perubahan perilaku konsumsi siswa yang berdampak langsung pada berkurangnya kebiasaan jajan di luar sekolah.

Koordinator MBG SDN Jogjogan 01, Redi, menyampaikan bahwa perubahan tersebut berimplikasi signifikan terhadap volume sampah plastik di sekolah. “Setelah adanya MBG, siswa menjadi lebih jarang jajan. Hal ini berdampak pada menurunnya jumlah sampah plastik dibandingkan sebelumnya,” ujarnya.

Penurunan volume sampah plastik ini menjadi indikator penting bahwa intervensi gizi juga dapat memengaruhi pola konsumsi yang lebih sehat dan terkontrol. Menariknya, para pedagang di sekitar sekolah turut menunjukkan dukungan terhadap program ini dan tidak merasa dirugikan dengan berkurangnya aktivitas jajan siswa.

Dari sisi pengelolaan lingkungan, SDN Jogjogan 01 telah memiliki sistem pengelolaan sampah yang terstruktur. Tiga petugas kebersihan bertugas mengumpulkan dan mengelola sampah setiap hari, yang umumnya dilakukan pada sore hari setelah kegiatan belajar mengajar selesai. Sekolah juga menyediakan fasilitas tempat pembuangan khusus untuk mendukung pengelolaan sampah secara mandiri.

Implementasi MBG di SDN Jogjogan 01 menunjukkan bahwa program intervensi gizi memiliki dampak multidimensi, tidak hanya pada aspek kesehatan, tetapi juga pada pembentukan perilaku ramah lingkungan di lingkungan pendidikan.

Biro Hukum dan Humas
Badan Gizi Nasional