Juknis MBG Dorong Dapur SPPG Tangguh dan Adaptif
Nomor: SIPERS-175A/BGN/08/2025
Berita • 14 Agustus 2025
Sumber:
Doc. Biro Hukum dan HumasJakarta — Badan Gizi Nasional (BGN) mendorong ketahanan operasional dapur Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) agar tetap mampu beroperasi dalam berbagai situasi. Dorongan tersebut ditegaskan melalui Petunjuk Teknis (Juknis) Pemilihan Mitra SPPG MBG sebagai upaya memastikan layanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak terganggu oleh kendala logistik, cuaca, maupun kondisi darurat.
Dalamjuknis Keputusan Deputi Sistem dan Tata Kelola Nomor 009/05/01/SK.09/08/2025 tentang Pemilihan Mitra SPPG MBG, BGN mengatur kesiapan operasional dapur sebagai salah satu aspek penting penilaian mitra. Mitra dituntut memiliki sistem kerja dan perencanaan yang memadai untuk menjaga kelangsungan pengolahan dan distribusi makanan meski menghadapi situasi tidak terduga.
Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati, menegaskan bahwa ketahanan dapur SPPG menjadi faktor kunci keberlanjutan program. “Juknis pemilihan mitra SPPG MBG mendorong dapur yang tangguh dan adaptif agar pelayanan gizi kepada anak tetap berjalan dalam berbagai kondisi,” ujar Hida di Jakarta, Kamis (14/8).
Menurut Hida, kesiapan menghadapi gangguan operasional mencerminkan profesionalisme dan komitmen mitra dalam menjalankan program nasional. Dengan dapur yang siap beradaptasi, risiko terhentinya layanan pemenuhan gizi dapat ditekan.
“Program Makan Bergizi Gratis harus berjalan konsisten. Karena itu, mitra SPPG wajib memiliki kesiapan operasional sesuai juknis agar kualitas layanan tetap terjaga meskipun menghadapi tantangan di lapangan,” jelas Hida.
Biro Hukum dan Humas
Badan Gizi Nasional