Insiden Keamanan Pangan MBG di Garut, 10 Orang Masih Dirawat
Nomor: Nomor: SIPERS-220/BGN/09/2025
Berita • 16 September 2025
Sumber:
Doc. Biro Hukum dan Humas BGNGarut – Sebanyak ratusan siswa di Kabupaten Garut mengalami gejala keracunan usai mengonsumsi menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Selasa (16/9).
Kejadian luar biasa (KLB) tersebut dilaporkan terjadi di beberapa sekolah, yakni MA Ma’arif Cilageni, SMP dan SMA Siti Aisyah, serta SDN Mandalasari 2.
Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Al Bayinah 2 Garut melaporkan, gejala yang dialami para siswa berupa mual dan pusing pada sore hari setelah menyantap menu MBG.
Dari ratusan yang terdampak, tercatat 10 orang masih menjalani perawatan medis, sementara lainnya sudah dipulangkan dan kondisinya berangsur membaik. "Total sepuluh orang yang masih dirawat, yang lainnya sudah pulang. Yang masih dirawat pun membaik," kata Kepala SPPG tersebut, Sabtu (20/9).
Para siswa yang terdampak langsung mendapat penanganan awal di Puskesmas Kadungora. Dinas Kesehatan Kabupaten Garut saat ini masih melakukan penelusuran terhadap sumber penyebab dugaan keracunan.
Sebagai langkah cepat, pihak sekolah dan pemerintah daerah sudah berkoordinasi dengan Koramil, Polsek, Koordinator Wilayah Kabupaten dan Kecamatan, Puskesmas, serta Dinas Kesehatan.
"Para siswa yang terdampak sudah ditangani oleh Puskesmas Kadungora. Dinas kesehatan sedang melakukan penelusuran sumber penyebab dugaan keracunan," ujarnya.
Biro Hukum dan Humas
Badan Gizi Nasional