Distribusi Gizi Menyasar Rumah Tangga Rentan
Nomor: SIPERS-68D/BGN/05/2025
Berita • 21 Mei 2025
Sumber:
Doc. Biro Hukum dan Humas BGNJakarta — Badan Gizi Nasional (BGN) memperluas jangkauan intervensi gizi dengan menyasar langsung rumah tangga rentan melalui pendekatan berbasis siklus hidup. Kebijakan ini memastikan pemenuhan gizi bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita dilakukan secara berkelanjutan sejak fase awal kehidupan hingga masa tumbuh kembang anak.
Langkah tersebut diatur dalam Keputusan Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola Nomor 005/05/02/SK.05/05/2025 tentang Pedoman Teknis Distribusi Makanan dan Edukasi pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Anak Balita Non-PAUD. Pedoman ini menegaskan bahwa distribusi gizi tidak terbatas pada institusi tertentu, melainkan menjangkau langsung keluarga sebagai unit utama intervensi.
Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati, menyampaikan bahwa rumah tangga menjadi titik masuk strategis dalam upaya pemenuhan gizi kelompok paling rentan.
“Intervensi gizi yang efektif harus menjangkau langsung rumah tangga, terutama keluarga dengan ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Melalui pedoman teknis ini, BGN memastikan layanan gizi hadir di ruang paling dekat dengan kehidupan masyarakat,” ujar Hida di Jakarta, Rabu (21/5).
Hida menjelaskan, pendekatan berbasis siklus hidup memungkinkan intervensi dilakukan secara berkesinambungan sesuai kebutuhan gizi pada setiap tahapan, mulai dari masa kehamilan hingga anak memasuki usia balita.
“Pendekatan siklus hidup memastikan intervensi gizi tidak terputus. Setiap fase memiliki kebutuhan yang berbeda, dan pedoman ini dirancang untuk menjawab kebutuhan tersebut secara terstruktur dan berkelanjutan,” tambahnya.
Biro Hukum dan Humas
Badan Gizi Nasional