BGN Tegaskan Lokasi Ledakan Pasar Cimanggis Bukan SPPG
Nomor: SIPERS-367/BGN/10/2026
Berita • 15 Oktober 2026
Sumber:
Doc. Biro Hukum dan Humas BGNJakarta — Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa bangunan yang mengalami ledakan di kawasan Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan, pada Rabu (14/10/2026) bukan merupakan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), baik yang sedang beroperasi maupun yang digunakan sebagai gudang SPPG.
Juru Bicara BGN, Tysa Novenny, menjelaskan bahwa BGN telah berkoordinasi dengan tim di lapangan, termasuk Kepolisian Resor (Polres) Tangerang Selatan dan Badan Intelijen Negara (BIN) di wilayah setempat, untuk memperoleh informasi terkait kejadian tersebut.
“Informasi yang kami dapatkan bahwa ledakan tersebut bukanlah gedung dari SPPG yang tengah beroperasi ataupun gudang SPPG, tapi setidaknya dari informasi yang kami kumpulkan di lapangan memang betul terjadi ledakan di Pasar Cimanggis di mana akibat ledakan ini terdampak ada tujuh ruko,” ujar Tysa di Jakarta, Kamis (15/10).
Ia menjelaskan bahwa salah satu ruko yang terdampak digunakan sebagai gudang pemasok buah dan peralatan berbahan stainless steel. Meski demikian, berdasarkan informasi yang dihimpun BGN, kejadian tersebut tidak berdampak terhadap pasokan bahan pangan untuk pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Kami pastikan bahwa sampai sejauh ini penyaluran MBG baik dari segi pasokan bahan-pangannya masih berjalan normal,” ujar Tysa.
Sejalan dengan hal tersebut, Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN, Ketut Sumedana, mengatakan bahwa berdasarkan data pada Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BGN, tidak terdapat SPPG yang beroperasi maupun yang sedang dalam tahap persiapan di lokasi ledakan.
Ia juga menegaskan berdasarkan pendalaman tim di lapangan bangunan di lokasi tersebut digunakan oleh pihak lain sehingga tidak ada hubungan langsung dengan pelaksanaan program MBG.
“Berdasarkan data yang kami miliki di Pusdatin BGN, tidak ada SPPG yang beroperasi maupun dalam tahap persiapan di lokasi tersebut. Kami juga sudah melakukan pendalaman di lapangan dan mendapatkan informasi bahwa bangunan dilokasi digunakan oleh pihak lain, bukan untuk operasional SPPG. Jadi tidak ada keterkaitan langsung dengan program MBG,” tegas Ketut.
BGN terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan informasi mengenai kejadian tersebut tersampaikan secara akurat sekaligus memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Biro Hukum dan Humas
Badan Gizi Nasional