BGN Optimalkan Peran Posyandu untuk Edukasi Gizi Bulanan
Nomor: SIPERS-208A/BGN/09/2025
Berita • 9 September 2025
Sumber:
Doc. Biro Hukum dan Humas BGNJakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperluas jangkauan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menyentuh langsung masyarakat melalui kegiatan edukasi gizi rutin di Posyandu. Mulai tahun ini, Posyandu di seluruh Indonesia akan menjadi pusat pembelajaran gizi bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan orang tua balita setiap bulan, sebagai bagian integral dari pelaksanaan program nasional tersebut.
Langkah ini merupakan komitmen BGN untuk memastikan Program MBG tidak hanya berhenti pada distribusi makanan sehat, tetapi juga memberikan pengetahuan praktis tentang pola makan bergizi seimbang bagi keluarga. Dengan demikian, manfaat program dapat berkelanjutan dan memberi dampak jangka panjang terhadap kesehatan masyarakat.
“Program MBG tidak hanya memberikan makanan bergizi secara gratis, tetapi juga membawa misi edukasi ke tengah masyarakat. Salah satu caranya adalah melalui kegiatan edukasi gizi bulanan di Posyandu, agar para ibu memahami pentingnya asupan nutrisi sejak masa kehamilan hingga masa pertumbuhan anak,” ujar Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati, di Jakarta, Selasa (9/9).
Khairul Hidayati yang akrab disapa Hida itu menambahkan, kegiatan edukasi gizi akan dikemas secara interaktif, mulai dari penyuluhan pola makan seimbang, cara membaca label nutrisi, hingga praktik langsung menyusun menu sehat dari bahan pangan lokal. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga menjadi sarana konsultasi bagi ibu hamil dan menyusui untuk berkonsultasi langsung dengan tenaga kesehatan.
“Dengan pengetahuan yang cukup, keluarga akan lebih siap menjaga gizi anak-anaknya. Mereka tidak hanya bergantung pada bantuan MBG, tetapi juga mampu menerapkan pola makan sehat di rumah,” tambah Hida.
Kegiatan edukasi gizi bulanan di Posyandu juga menjadi bagian dari strategi BGN dalam menurunkan angka stunting, gizi buruk, dan anemia yang masih menjadi tantangan besar di Indonesia. Melalui kolaborasi lintas sektor dengan kader Posyandu, PKK, bidan desa, hingga penyuluh KB, kegiatan ini diharapkan mampu menjangkau jutaan keluarga penerima manfaat program MBG di seluruh provinsi.
BGN optimis, kombinasi antara pemberian makanan bergizi dan edukasi yang tepat akan meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak Indonesia secara signifikan, sekaligus mempercepat tercapainya target sumber daya manusia unggul menuju Generasi Emas 2045.
Biro Hukum dan Humas
Badan Gizi Nasional